Pencarian

Kamis, 21 Oktober 2010

SUBNETTING IP v.4 kelas (A,B,C)

Ip addres v.4 terdiri bilangan biner 32bit, setiap 8 bit nya di pisah dengan tanda titik(.) Tiap 8 itu di sebut OKTET.
cth: 11111111.11111111.11111111.11110000=255.255.255.240
Kelas ip sebenarnya terbagi 5 yaitu, kelas A,B,C,D,E. Tapi saya hanya berbicara tentang ip kelas A,B,C saja.
Ip di pisahkan menjadi dua bagian NET ID dan HOST ID.
Kelas A NET ID teletak pada oktet pertama. cth: 10.0.2.
Kelas B NET ID terletak pada oktet 1 dan 2. cth: 172.16.0.9
Kelas C NET ID terletak pada oktet 3 dan 4. cth: 192.168.10.12

Berbicara tentang SUBNETTING nah apakah anda tau ttg subnetting???
subnetting adalah teknik memecah suatu jaringan besar menjadi jaringan yang lebih kecil dengan cara mengorbankan bit Host ID pada subnet mask untuk dijadikan Network ID baru. Di dalam subnetting ada istilah ttg CIDR(Classer Inter Domain Routing). Nah sekarang ini contoh penulisan ip kelas C yang CIDR nya misalkan 26, cth: 192.168.1.1/26
Nah yang di kasi tanda garing itu yang di sebut CIDR.


Sekarang ki mulai aja ke contoh soal nya ya gan!!!
rumus jumlah subnett : 2^x (x= jumlah bilangan biner yang bernilai 1)
rumus jumlah host/subnett : 2^y-2(y= jumlah bilangan biner yang bernilai 0)
block subnett= 256-(bilangan desimal pada oktet terakhir)
host pertama= angka pada oktet ke 4 di isi kan angka block pertama +1
host terakhir= angka pada oktet ke 4 di isikan angka block ke dua -2 karena 2 angka di pakai ip akhir dan broadcast.
Broadcast= angka

nb: RUMUS INI BERLAKU PADA SEMUA KELAS IP dan tidak selalu pada oktet ke 4 mengisi host pertama dan terakhir. Jika suda lewat angka 255 maka mundur 1 oktet dan selanjutnya.

tak kasi contoh soal nih subnetting ip v.4 kelas C:
192.168.1.0/28
1.tentukan jumlah subnett
2.tentukan host/subnett
3.block subnett
4.subnett pertama
5.host pertama
6.host terakhir
7.broadcast
Jawab:
192.168.1.0/28=11111111.11111111.11111111.11110000/255.255.255.240
jumlah subnett : 2^4=16 subnett
jumlah host/subnett : 2^4-2=14 host/subnett
block subnett : 256-240=16 block(0,16,32,48,64,80,96,112,128,144,160,176,192,208,224,240)
subnett pertama : 192.168.1.0
host pertama : 192.168.1.1
host terakhir : 192.168.1.14(mengapa 14? karena block ke 2=16 jadi di kurang 2 untuk ip dan broadcast)
broadcast : 192.168.1.15(mengapa 15? karena host terakhir=14 jadi 15 sbg broadcast)lihat rumus.


Contoh lagi ip v.4 kelas B :
172.16.0.0/25
1.tentukan jumlah subnett
2.tentukan host/subnett
3.block subnett
4.subnett pertama
5.host pertama

6.host terakhir
7.broadcast
Jawab:
172.16.0.0/25=11111111.11111111.11111111.10000000/255.255.255.128
jumlah subnett : 2^9=512(megapa 9? karena pada ip kelas B hanya 16 bit jadi perhitungan angka 1 dimulai dari oktet ke 3-4)
jumlah host/subnett : 2^7-2=126 host/subnett
block subnett : 256-128=128 (0,128....)
subnett pertama : 172.16.00
host pertama : 172.16.0.1
host terakhir : 172.16.0.126(lihat rumus)
broadcast : 172.168.0.127(lihat rumus)
Ini contoh terakhir ip v.4 kelas A :
10.0.0.0/16
1.tentukan jumlah subnett
2.tentukan host/subnett
3.block subnett
4.subnett pertama
5.host pertama

6.host terakhir
7.broadcast
 
Jawab:
10.0.0.0/16=11111111.11111111.00000000.00000000=255.255.0.0
jumlah subnett : 2^8=256(ip ini hanya 8 bit maka dari itu perhitungan angaka 1 di mulai dari oktet 2)
jumlah host/subnett : 2^16-2=65534
block subnett : 256-255=1(0,1,2,3,4....)
subnett pertama : 10.0.0.0
host pertama : 10.0.1.0
host terakhir : 10.0.0.254
broadcast : 10.0.0.255

Pengen tau lebih jelas tentang subnetting klik aje di sini .! Mohon maklum jika ada kesalahan masih dalam tahap belajar ko saya ini hehehe. Trims dan selamat belajar.!!!



Minggu, 17 Oktober 2010

Tips Agar Kompi Tidak Lola

Biasanya setelah menekan tombol "Power" pada PC, Anda akan memiliki cukup waktu untuk menyeduh secangkir kopi atau teh akibat lamanya waktu yang dibutuhkan oleh komputer Anda untuk boot. Apalagi jika PC Anda memiliki segudang aplikasi yang secara otomatis menyala, mungkin selain kopi, Anda bisa sekalian mandi dan membuat sarapan terlebih dahulu.
Tanpa adanya peningkatan kinerja perangkat keras yang signifikan, memang tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat boot Windows. Tetapi masih ada cara untuk mempercepat waktu yang dibutuhkan oleh desktop untuk mencapai kondisi "siap bekerja". Mari kita simak beberapa cara di bawah ini, baik yang menggunakan kemampuan yang memang sudah tersedia dan aplikasi dari luar.




Ketika Anda menginstal aplikasi baru pada komputer Anda akhir-akhir ini, tidak sedikit yang langsung menjadikan dirinya sebuah program startup; entah untuk mengecek upgrade atau sekedar mengingatkan pengguna bahwa aplikasi tersebut telah di-instal sebagai ikon pada bagian kanan bawah PC seperti aplikasi chat seperti Yahoo, MSN, Skype dll.

Masalahnya muncul saat Anda menginstal banyak aplikasi yang jarang digunakan, tetapi mereka tetap muncul pada proses startup, hal ini sangat memakan siklus CPU, memori dan waktu. Cara mudah mengatasinya adalah hapus aplikasi-aplikasi yang memang tidak Anda gunakan. Hapus Semua Startup Item

Walau banyak program yang dapat membersihkan aplikasi startup, sebenarnya Anda bisa melakukan hal itu secara manual tanpa menggunakan aplikasi tambahan.

Tempat terbaik, teraman dan paling mendasar untuk mulai melakukan hal ini adalah pada grup program "Startup" di "Start Menu" Windows. Navigasikan tetikus ke bagian "Startup" dan lihat program apa saja yang muncul. Klik kanan pada program yang tidak perlu aktif saat startup dan pilih "delete".


Setelah melakukan proses tersebut, tiba saatnya mengeluarkan jurus pamungkas. Windows juga bisa mengaktifkan program secara otomatis dari tempat lain. Klik Start Menu, pilih "Run" lalu ketik "msconfig" dan tekan [ENTER] untuk masuk ke dalam fungsi konfigurasi sistem Windows. Pindah kepada tab "Startup" untuk melihat daftar yang lebih komprehensif tentang apa saja yang menyala secara otomatis. Coba lihat tampilannya di bawah ini.
Daftar tersebut memang terlihat rumit dan membingungkan. Apa itu "ctfmon" atau "RTHDCPL"? Kolom "command" yang terkadang memuat lokasi aplikasi, terkadang juga bisa memberikan petunjuk tentang isi aplikasi tersebut. Seperti biasa, Google selalu menjadi sahabat Anda dalam situasi seperti ini.

Dari sini Anda bisa menghilangkan tanda centang pada aplikasi yang tidak Anda inginkan untuk menyala pada proses startup. Jangan menghilangkan tanda centang pada aplikasi yang tidak Anda mengerti, mulailah pada aplikasi yang Anda tahu dan tidak digunakan. Sebagai contoh, Jika Anda bukan pengguna berat dari iTunes atau Quicktime, tapi aplikasi tersebut sebenarnya terinstalasikan pada PC untuk penggunaan kadang-kadang, Anda bisa menghilangkan tanda centang pada "QTTask" dan "iTunesHelper" dan kedua aplikasi ini tidak akan lagi muncul secara otomatis ketika Anda me-restart komputer.

Anda bisa menyalakan kedua aplikasi tersebut kembali dengan mengunjungi "msconfig" dan lakukan prose di atas kembali. Menggunakan "msconfig" memang membutuhkan sedikit keberanian dan pengetahuan dari pengguna Windows.


Begitu lah sekira nya pengetahuan saya tentang hal tersebut. Info itu pun saya dapat dari blog seseorang dan saya peraktekkan ke kompi saya lumayan ada efeknya loh.

Selamat mencoba dan mohon comentar nya!!

Sabtu, 16 Oktober 2010

Membuat LAN sederhana

MEMBANGUN JARINGAN LAN

MEMBANGUN JARINGAN LAN SEDERHANA
Membangun Jaringan
Untuk membangun jaringan LAN, peralatan yang diperlukan adalah :
1. Network Card : sebagai penghubung antar komputer dan kabel jaringan ( harga sekitar Rp.50.000an)
2. Hub : Sebagai titik pusat yang menghubungkan ke semua komputer yang membentuk sebuah
jaringan ( harga sekitar Rp. 250.000,- untuk menghubungkan 8 komputer )
3. Kabel UTP : kabel jaringan yang populer digunakan untuk jaringan LAN ( harga sekitas Rp.3000/mtr)
4. Konektor RJ-45 : sebuah konektor yang berisi 8 pin, digunakan untuk menghubungkan kabel
ke PC atau ke Hub ( harga kurang lebih Rp. 250,- )
5. Tang Scriping : digunakan untuk memasang / mengklaim konektor dengan kabel ( harga kurang lebih Rp.50.000)
Setelah sebuah peralatan diatas tersedia maka langkah-langkah untuk membangun sebuah LAN adalah
sebagai berikut :
1. Pasang Network Card kesumua komputer yang akan dihubungkan ke jaringan
2. Pasang konektor RJ-45 ke dua ujung kabel UTP dengan urutan sebagai berikut ( harus benar )

1. putih oren
2. oren
3. putih hijau
4. biru
5. putih biru
6. hijau
7. putih coklat
8. coklat
setelah semua dipastikan benar, kemudian klaim dengan menggunakan tang scriping.

3. Pasang ujung kabel yang pertama ke network card komputer dan ujung yang ke dua ke hub
4. Lakukan setting penomoran IP Address dengan langkah sebagai berikut

- buka menu kontrol panbel pada komputer anda
- klik 2 kali dapa icon network connection
- klik kanan pada icon local area connection, kemudian pilih propertis.
Kemudian akan muncul dialog sebagai berikut

2.MEMBANGUN JARINGAN LAN

- klik 2 kali pada internet protokol (TCP/IP)
- Klik pada : use the following Ip addres, kemudian pada IP address isikan
alamat : 192.168.0.1, kemudian pada subnet mask isikan : 255.255.255.0
- Kemudian klik OK, OK
5. Lakukan tes jaringan apakah kabel sudah koneksi apa belum, dengan cara sebagai berikut :
- buka menu run, kemudian ketikkan : ping 192.168.0.1 –t tekan enter
- jika pesan “reply from …..” maka kabel jaringan telah berhasil terpasang
- jika terdapat pesan “ reques time off “ pemsangan kabel belum berhasil,
lakukan cek mulai dari awal dan coba lagi
6. Sampai tahap ini kita sudah mempunyai 1 unit komputer yang terkoneksi ke jaringan, langkah
selanjutnya adalah melakukan setting seperti diatas untuk setiap komputer yang akan
dihubungkan jaringan
CATATAN : untuk pemberian nomor IP addres tidak boleh sama. Contoh untuk yang pertama
kita telah memberi nomor Ip adress 192.168.0.1 maka untuk digit yang terakhir (1) harus tidak
boleh sama, maka untuk pemberian Ip untuk komputer yang lainnya harus disesuaikan

3.MEMBANGUN JARINGAN LAN

( 192.168.0.2, 192.168.0.3, 192.168.0.dst )
7. Lakukan tes jaringan ke antar komputer, dengan cara sebagai berikut :
- buka menu run, kemudian ketikkan : ping –t tekan
enter
- jika pesan “reply from …..” maka komputer telah konek ke komputer yang
dituju
- jika terdapat pesan “ reques time off “ maka komputer belum konek ke
komputer yang di tuju
Berbagi Data
Setelah semua komputer terhubung dengan baik, maka komputer telah siap untuk berbagi data,
komputer yang terhubung ke jaringan dapat berbagi data berupa : data gambar, tek, foto, video, printer,
mesin fax dll
1. Berbagi data, untuk berbagi data dengan komputer lain yang terhubung ke jaringan adalah
dengan cara sebagai berikut :
- buka windows explorer
- cari file yang akan dibagai dengan komputer lain
- klik kanan, kemudian klik sharing and scurity….


- Klik if you understand the …


- Klik enable file sharing, kemudian klik OK
4.MEMBANGUN JARINGAN LAN
- Beri tanda centang pada this folder on the network, kemudian klik OK


2. Berbagi printer, lakukan sharing printer pada komputer yang telah terhubung ke printer
dengan cara sebagai berikut :
- Buka printer and fax
- Kemudian klik kanan pada nama printer yang akan dibagi ke komputer lain ,
kemudian klik sharing


- Klik pada share this printer, kemudian klik OK
- Setelah itu lakukan instal printing network pada komputer lain ( tidak ada
printernya ) yang telah terhubung jaringan yang ingin menggunakan printer
tersebut
5.MEMBANGUN JARINGAN LAN

- Buka printer and fax
- Klik add printer, klik next


- Klik A network printer, or a ….
- Klik next, next
- Pilih nama printer yang sesuai
- Klik next


SUDAH SELESAI DEH!!!
SELAMAT MENCOBA YA!